BLANKO KTP DI SETIAP KECAMATAN KABUPATEN BEKASI TIDAK SESUAI KEBUTUHAN

Spread the love

BEKAP JABAR

Karangbahagia 25/06/2109

Sejak diterbitkan nya E KTP oleh Pemerintah Pusat bermacam kendala dan kesulitan yang di alami warga masyarakat di seluruh Indonesia,karena blanko E KTP yang terbatas yang di terima pihak kecamatan, sehingga untuk pembuatan E KTP bagi warga masyarakat di seluruh Indonesia mengalami keterlambatan bahkan sampai ada yang hampir setahun lebih baru jadi.

Seperti yang ditemui di salah satu kecamatan Karangbahagia Kabupaten Bekasi pembuatan E KTP harus menunggu sampai 14 hari kerja,dengan tanda terima yang di keluarkan oleh pihak kecamatan kepada masyarakat yang sedang proses pembuatan E KTP.

Salah satu warga ketika di tanya awak media memaparkan bahwa pembuatan E KTP di sini memang agak lama dan harus menunggu sampai waktu 14 hari sesuai dengan nomor antrian, dan ini tidak bisa langsung jadi,saat ini sudah agak cepat di banding sebelum pemilu pembuatan E KTP sampai bisa berbulan bulan dengan informasi dari pihak kecamatan terkendala blanko kosong dan offline.

Ketika awak Media mengkonfirmasi Kabid Capil Kecamatan Karang bahagia Bahrul Ulum ST Mengungkapkan Kami sebagai pelaksana tugas di Kecamatan menjalankan sesuai prosedur, dan saat ini Kami terima blanko E KTP dari Dinas Dukcapil Kabupaten Bekasi sekitar 30 sampai 50 blanko E KTP dan itu sudah Kami realisasikan sesuai prosedur. Terkait warga yang mengeluh tentang kelangkaan blanko E KTP itu bukan ranah kami pungkasnya.

Lanjut Bahrul Kami pun sudah melakukan tugas sesuai prosedur karena bukan hanya si Kecamatan Karang bahagia saja hal ini pun terjadi di kecamatan kecamatan lain yang ada di Kabupaten Bekasi tegasnya.

Dan ini harus jadi perhatian Dinas Dukcapil dan Dirjen Kemandagri agar lebih memperbanyak kuota Blanko E KTP yang di distribusikan ke setiap Kecamatan agar warga masyarakat lebih mudah membuat san memperoleh E KTP ,karena masih banyak warga yang belum mempunyai E KTP dengan alasan proses pembuatannya lama sudah bolak balik belum jadi juga ,terutama warga yang tinggal di pedalaman dan pelosok yang jauh dari kantor Kecamatan , akhirnya mereka malas untuk membuat E KTP.(Suryo/bray )