Empat Pegawai NHY, Di Vonis 4 Taun 6 Bulan

Spread the love

BEKAP JABAR
BERITA BANDUNG

Selain Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY), 4 pejabat Pemkab Bekasi juga divonis bersalah dalam perkara suap terkait perizinan proyek Meikarta. Keempatnya ‘kompak’ divonis 4 tahun 6 bulan oleh Hakim Ketua Tardi SH di Ruang sidang Pengadilan Negri Tindak Pidana Korupsi Bandung Jalan L L RE Martadinata Kota Bandung.Rabu (29/05/2019)

Keempat terdakwa tersebut yaitu Jamaludin merupakan Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Pemerintah Kabupaten Bekasi, Sahat Maju Banjarnahor Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan Neneng Rahmi Nurlaili yang menjabat Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Dalam Putusan nya Hakim Menyatakan terdakwa Jamaludin, Dewi Tisnawati, Sahat Maju Banjarnahor, dan Neneng Rahmi Nurlaiali telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” kata ketua majelis hakim Tardi SH saat membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung,

Keempatnya divonis dengan hukuman sama yakni 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Sedangkan Bupati Neneng telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan.

Hakim menyatakan baik Neneng Hassanah Yasin maupun 4 anak buahnya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Neneng dinyatakan bersalah melanggar Pasal 12 huruf b Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Vonis terhadap anak buah Neneng ini lebih rendah ketimbang tuntutan jaksa KPK yang menuntut keempatnya hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan (abray/top)