GABUNGAN KOMUNITAS KARAWANG BUKBER BERSAMA YAYASAN YATIM PIATU MIFTAHUL FALLAH

Spread the love

Bekap Jabar

Assalamu’alaikum Wr Wb

Sampurasun…

Setelah melewati rembukan dan penawaran ke beberapa panti asuhan anak yatim piatu dan dhuafa, akhirnya, Minggu 26 mei 2019 ” BUKA BERSAMA GABUNGAN KOMUNITAS “


– NGAMUMULE SENI BUDAYA SUNDA.
– JAGABAYA LINGGAMANIK.
– RIUNGAN BANYOL KARAWANG.
– KOMUNITAS CINTA KASIH KARAWANG.
– KOMUNITAS BARAYA SUNDA KARAWANG.
– BERITA SEPUTAR BATUJAYA.
– SAHABAT YATIM DHUAFA.
– PECINTA KOPI.
– MAHKOTA.
– TEAM NYEMAH.
– SOLPATAS.

Dapat berkunjung ke YAYASAN YATIM PIATU MIFTAHUL FALAH yang beralamat Dusun Bojong Karya 1 Desa Rengasdengklok Selatan Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang . Karena memang maklum saja, bulan puasa banyak panti yang full undangan. Jadi susah untuk bisa buka puasa bersama dengan mereka dengan jadwal dari kita.


Sedari awal saya menegaskan ke pengelola panti, agar tidak repot-repot menjamu kami.
Karena kami akan datang membawa takjil sendiri, juga sedikit santunan berupa uang kepada anak-anak yatim juga ke pengelola panti.

Dan dengan inisiatif masing-masing Komunitas atau per orangan makanan dan minuman untuk takjil cukup melimpah saat berbuka tadi (alhamdulillah ga ada yang mubazir)
Setiap panti, punya cerita tersendiri.
Namun yang terkadang sampai saat ini saya ga habis pikir, kenapa ada orang yang mau susah dengan ngurusin anak orang lain.

Sedangkan mereka sendiri, bukan orang berada yang mempunyai harta lebih. Ternyata ilmu ikhlas serta jiwa sosial yang saya punya belum seberapa dibanding para pengelola panti.
Seperti panti asuhan Bapak Ustad Topik ini, yang mempunyai santri sebanyak 32 orang, dan semuanya sekolah di tingkat SMP juga SMA bekal per hari mereka rata-rata 500.000 semuanya termasuk untuk makan.


Nilai yang cukup besar jika tak ada donatur tetap.

Dan saat awal, saya ke tempat ini agak kaget juga, di saat panti lain full undangan, entah itu dari Pemda, instansi pemerintahan atau swasta lain, kok panti di sini ga sibuk seperti yang lain. Lalu mengalirlah cerita bagaimana sang pengelola sudah berjuang agar dapat menembus batas birokrasi sehingga bisa mendapat bantuan pemerintah, namun hasilnya nihil.

Akhirnya berbekal keyakinan jika para anak langit ini akan punya rejeki masing-masing, pengasuh panti tetap mengasuh anak-anak dengan merawat dan menyekolahkan mereka. Subhanallah.

Nah, panti-panti seperti ini lah yang memang sangat butuh uluran tangan kita.

Di saat panti lain sudah terorganisir mendapat bantuan pemerintah, atau dikenal lembaga-lembaga tertentu. Panti ini masih mengandalkan donatur per orang, yang kadang tetap memberi santunan per bulan, kadang engga cuma sesekali aja.


Terima Kasih kami ucapkan mewakili Panitia kepada semua Komunitas yang saya sebutkan diatas atas Partisipasi dan dukungannya tak lupa kepada para Donatur yang sudah menyisihkan hartanya kalian orang-orang yang luar biasa dan semoga amal ibadah dibulan yang penuh berkah ini di di Ridhoi dan dibalas oleh Allah SWT.

Aamiin Ya Robbal Alamin

Salam Waras Salawasna. (Ndang)