Gagal Panen, Warga Kab.Bekasi Mengeluh Kepada Bupati

Spread the love

Puso : Gagal Panen Kp.PULO BAMBU DESA KARANG BAHAGIA WARGA MENGELUH KEPADA BUPATI KABUPATEN BEKASI

bekapjabar.com
Poto ini di ambil satu hari yang lalu jika petani mengalami hal seperti ini sudah bisa di pastikan’ celengan (tabungan habis) yang ada hanya hutang yang harus di bayar dlm sistem Ijon di panen yang akan datang.
Sediiih…..”

Bagi femahaman Saya di sinilah pemerintah harus mempunyai kebijakan yang berfihak pada petani
Jujur petani sering kali mendapatkan bantuan pupuk, obat-obatan, mesin pendukung dll dari pemerintah tetapi itu semua menjadi sangat tidak berguna pabila padi Puso, lalu mengapa pemerintah tidak memiliki kebijakan yang mendasar terkait keberfihakanya pada petani dengan memberikan jamina lewat asuransi yang di biayai oleh APBD..??

Petani itu pekerja keras dan cerdas, Ia’ bisa memanfaatkan apapun sebagai pupuk, Ia’ bisa berusaha maksimal untuk menjaga tanamanya dari gangguan hama
Namun petani tidak bisa menjaga tanamanya dari Hama Buatan (limbah cair dlm air) yang bisa jadi menghancurkan tanaman mereka, menjadi Puso
13/10/2018

Bantuan-bantuan pemerintah di atas tidak bisa menanggulangi akibat Puso’ ini selalu berulang dan berulang tanpa ada solusi yang mumpuni dari pemerintah daerah. Sejatinya petani hanya butuh air, tidak butuh yang lain Sbab yang lain bisa di usahakan sendiri sbab itu menjadi bagian kewajiban seorang petani.
ujar Nasep Iskandar kepada bekapjabar.com

Jika boleh berharap
Apalagi Bupati Kab.Bekasi adalah anak seorang petani tentu faham betul kondisi jika memang naluri petani’y melekat pada dada Dirinya’.

Dalam kesempatan tulisan dan poto ini, Saya ingin mengatakan bahwa petani butuh kebijakan pemerintah yang menjamin pabila terjadi puso atau kegagalan dalam panen’ dalam roda putaran tata cara tanam dan panen biasanya hampir bisa di pastikan Bahwa tiga-3’X panen, maka di pastikan 1-X gagal panen dg berbagai kondisi, apa lagi di tambahnya satu lagi Hama Modern yaitu Limbah, yg tidak dapat di lihat oleh kasap mata.
Untuk menjamin kekgagalan tersebut: Maka, menurut pengamatan dan pandangan Saya Pemerintah Wajib Mengasuransikan Tanaman Padi Petani, yang dimana asuransi itu di tanggung APBD kabupaten

Yang nantinya ketika petani mengalami puso atau gagal panen maka petani bisa di gati rugi dan atau ganti tanam dan ganti untung Rp 10’jt- Per 1’H, maka dengan demikina petani tidak lagi memiliki kekawtiran akan terjadi’y puso, dan pemerintah bisa mencabut bantuan subsidi lainya bagi petani sbab sudah terjamin dg tidak ada keraguan-keraguan akan kegagalan.
Tks

Semonga Bupati Kabupaten Bekasi
dR.Neneng Hasanah Yasin
Mendengar.
(abray)