H. Mohammad Amin Fauzi Beberkan Tiga Surat Soal Cawabup

Spread the love

Bekap Jabar
Cikarang-Utara
Dengan adanya hiruk pikuk pemilhan Cawabup Bekasi yang sampai saat ini masih gamang, dan belum ada kepastian siapa yang mendapatkan rekom dari H.Eka Supria Atmaja selaku PlT.DPD Golkar Kabupaten Bekasi.

Dalam wawancara singkat dengan Awak Bekapjabar Amin Fauzi sebagai tokoh masyarakat sekaligus Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat.

Dalam wawancara tersebut Amin mengatakan bahwa perpolitikan di Kabupaten Bekasi ini sangat dinamis, dan saat ini Eka Supria Atmaja selaku PLT DPD Golkar belum menerima rekomendasi dari beberapa Partai Koalisi, yang beredar saat ini mendukung salah satu Cawabup H.Akhmad Marjuki, dan belum ada duduk bersama dengan pihak Partai Koalisi sehingga belum ada rekom yang di terima Eka.
Partai Golkar sendiri sebagai pengusung sudah ada rekomendasi namun Partai Koalisi belum, malah dari Partai Nasdem timbul nama H.Rohim Minta Reja dan ini menjadi pertimbangan bagi Eka Supria Atmaja, terangnya.

Sambung Amin menjelaskan Partai Golkar sendiri sudah mengeluarkan surat rekomendasi dari DPD Kabupaten , dan dari DPW Provinsi ke DPP sedangkan Partai Koalisi belum.
Di samping itu dari pihak parti koalisi mendesak Eka Supria Atmaja untuk segera mangeluarkan rekomendasi tersebut , dan bahkan dari DPRD pun sudah melayangkan surat untuk mempertanyakan rekomendasi yang belum di layangkan ke Panlih DPRD.

Dan Amin menyimpulkan tidak ada nya ke sinkroniasasi antara pihak pihak yang terkait antara Panlih. Partai Koalisi dan Partai pengusung, dan ini menjadi pertimbangan Eka .
Dan Eka tidak bisa di salahkan karena Eka sendiri baru sebagai PLT DPD Golkar dan harus mempelajari dengan cermat dan hati hati pungkasnya.

Masih menurut Amin saat ini pun kepengurusan Panlih pun akan berkahir 5 Agustus mendatang sehingga memungkin kan ada rekom jilid dua, sehingga Anggota Dewan yang baru duduk nanti yang akan menjalankan mekanisme pemilihan Cawabup dan rekom kemungkinan pun masih bisa berubah dan bisa terbentuk juga panlih jilid dua.(bray/gandi)