HANYA UNTUK MEMENUHI KEINGINAN MASYARAKAT KAB. BEKASI

Spread the love

BEKAP JABAR

Cikarang,

Hadirnya dr. Tuti Nurcholifah Yasin, MM atau yang biasa dikenal Tuti Yasin dalam kancah penjaringan Cawabup Bekasi, membuat terkejut hampir seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi.

Badan Pemenangan Pemilu (BAPILU) Partai Golkar pun tidak menyangka Tuti Yasin yang maju. Partai Golkar dan Masyarakat Kabupaten Bekasi, menyangka bahwa Novi Yasin lah yang akan maju menjadi Cawabup. Sungguh kehadirannya telah membuat terhenyak berbagai pihak.

“Kalo gak didorong dorong sama para tokoh. Saya gak mungkin maju di penjaringan Cawabup Bang.” Ujar Tuti Yasin kepada diteks saat ditemui di rumah kediamannya, Pebayuran. Sabtu, 07 Juli 2019.

Menurutnya, keluarganya sangat menyadari akan kasus yang menimpa salah satu anggota keluarganya, Neneng Hasanah Yasin. Akan membuat seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi tidak percaya kepada keluarganya.

Namun, dengan dorongan tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama dan banyaknya kepala desa yang hadir menyulutkan kembali rasa semangat, dan menyadarkan keluarga bahwa masih banyak yang mencintai dan menghormati keluarga H. Yasin.

“Dengan mengucapkan Bismillahirahmanirahiim, Ibunda saya, Hj. Herlani. Meminta saya maju mencalonkan diri sebagai Cawabup. Mendampingi Bang Eka.” Kisah Srikandi Bekasi ini.

“Maka dari itu saya merasa para tokoh yang telah mendorong saya untuk maju lebih berhak untuk berbicara dihadapan para jurnalis saat saya mendaftarkan diri di kantor DPD Partai Golkar.” Lanjut Tuti Yasin.

Menurut Maulana Yusuf Pribadi, Tuti Yasin merasa terpanggil untuk membantu Bupati Bekasi mewujudkan Bekasi Baru Bekasi Bersih. Karena pada dasarnya, Tuti masih berpeluang ke Senayan menjadi anggota DPR – RI.

“Tuti setahu saya no urut 3 suara terbanyak dalam Pileg kemarin. Dibawah Dedi Mulyadi dan Putri Ade Komarudin. Jika kang Dedi Mulyadi jadi menteri seperti yang digadang-gadang saat ini. Tentunya Tuti bisa ke Senayan, karena PAW (Pergantian Antar Waktu) Kang Dedi Mulyadi. Sebuah pengorbanan besar yang dilakukan Tuti untuk Kabupaten Bekasi.” Ujar Maulana Yusuf Pribadi, politisi Partai Demokrat.

Rupanya Tuti Yasin lebih memilih memenuhi panggilan untuk membangun Kabupaten Bekasi daripada melangkah ke Senayan.

“Dengan tingginya dorongan untuk maju, saya rasa Kabupaten Bekasi, lebih membutuhkan saya. Ijinkan saya membangun Kabupaten Bekasi. Bersama Bang Eka Supria Atmaja.” Ujar Tuti.

Tuti Yasin, maju dalam penjaringan Calon Wakil Bupati hanya ingin memenuhi dorongan para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama. Serta hanya ingin bekerja cerdas dan ikhlas mendampingi Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017 – 2022 mewujudkan Bekasi Baru Bekasi Bersih.

“Wakil Bupati itukan cuma bempernya Bupati Bang. Tidak bisa menetapkan kebijakan.” Ujar Maulana Yusuf Pribadi berseloroh.(bray/top)