KABID KEBERSIHAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP ANGKAT BICARA TERKAIT PENUTUPAN TEMPAT PEMBUANGAN SAMAPAH DI BURANGKENG SETU

Spread the love

CIKARANG PUSAT
IWO INDONESIA
bekapjabar.com
Pasca di tutupnya Tempat Pembuangan Sampah (TPS)di Burangkeng Setu Kabupaten Bekasi berakibat sampah sampah pasar di wilayah Kabupaten Bekasi tidak teratasi, sla satunya di Pasar Cikarang sampah menumpuk sampai ke trotoar jalan di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC) 14/03/2019

Dalam pantauan Awak Media, Rabu sekitar pukul 21.00 WIB mulai di bersihkan dengan menggunakan alat berat (Escavator),di karenakan sampah yang semakin banyak dan mulai menumpuk.

Ketika di konfirmasi Awak Media kepada salah satu pedagang pasar yang tidak bersedia di sebutkan namanya memaparkan, sampah
Menumpuk sudah hampir Satu pekan di sebanyak Tempat Pembuatan Sampah Akhir yang berlokasi di Burangkeng di tutup karena adanya aksi penolakan warga sekitar TPS tersebut, dan malam ini baru bisa di bersihkan menggunakan alat berat dan angkutan Dumtruk dari Dinas Lingkungan Hidup,ujarnya.

Ketika Awak Media mengkonfirmasi Dody Agus.S selaku Kepala bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi memaparkan sampai saat ini TPS (Tempat Pembuangan Sampah) di Burangkeng masih belum bisa di buka kembali karena belum ada titik temu dengan tuntutan warga Burangkeng yang tergabung dalam tim 17, yang menuntut uang kompensasi untuk seluruh warga Burangkeng.
Lanjut Dody ” Saya selaku Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi hanya memfasilitasi tuntutan aspirasi warga Burangkeng kerena bukan wewenang nya tegasnya.
Dalam tuntutan warga tersebut sebagian sudah terpenuhi seperti pembangunan insfratruktur,pendidikan, kesehatan hanya satu tuntutan yang belum terpenuhi terkait uang kompensasi kepada warga Burangkeng.

Dan TPA Burangkeng masih belum bisa dibuka sampai saat ini,karena belum ada kesepakatan dan titik temu dengan warga Burangkeng, pendekatan persuasif masih di lakukan oleh dinas terkait.Sampai berita ini di turunkan belum ada kejelasan kapan di buka kembali TPA Burangkeng (abray/fazar)