Kepala Desa Cikarang Kota Lakukan Giat Kerja Bakti Sampah dan Drainase

Spread the love

BEKAP JABAR – KABUPATEN BEKASI || Pasca resmi terpilih menjadi Kepala Desa (Kades) Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara periode 2021-2027, Rahmat Gunawan, memprioritaskan penanganan persoalan sampah, perbaikan dan pembersihan saluran air atau drainase serta pembangunan gapura pembatas desa di wilayah Desa Cikarang Kota.

Selain itu, pria yang akrab disapa Piray ini, mengaku akan menggratiskan penggalian makam kubur dan kain kafan untuk masyarakat Desa Cikarang Kota. Program-program tersebut menjadi visi misi dari Rahmat Gunawan saat mencalonkan diri menjadi Kades saat kontestasi Pilkades tahun 2020.

“Persoalan sampah di Desa Cikarang Kota ini memang harus mendapatkan perhatian serius, karena di Desa Cikarang Kota ini merupakan daerah yang padat penduduk. Karena itu kami berencana untuk membangun TPS (tempat pembuangan sampah) di setiap RW,” ungkapnya kepada awak media.

Sebagai bentuk perhatian serius kepada persoalan sampah, dirinya bersama staf Pemerintahan Desa (Pemdes) Cikarang Kota melakukan kerja bakti membersihkan tumpukan sampah di bilangan Kampung Pasar Seng RT. 01 dan 02 RW. 07, belum lama ini.

“Di setiap RW juga sudah rutin melakukan kerja bakti pembersihan saluran air setiap hari minggu. Sementara dengan dibangun gapura ini akan jelas batas-batas wilayah Desa Cikarang Kota dengan desa lain. Kami juga ingin memberikan contoh buat desa yang lain,” terangnya.

Sementara untuk pelayanan kepada masyarakat, dirinya mengaku bagi warga yang mengontrak di wilayahnya akan diberikan KTP sementara untuk tiga bulan. Desa Cikarang Kota memiliki 14 RW dan 53 RT dengan populasi penduduk mencapai 18 ribu jiwa lebih.

Di tempat yang sama, Jubir Kades Rahmat Gunawan, Abdul Rauf, mengatakan saat banjir beberapa hari yang lalu, Kades Cikarang Kota bersama beberapa staf telah turun langsung ke wilayah yang terendam banjir dan mengecek permasalahan drainase yang perlu dilakukan perbaikan.

Sementara untuk pelayanan, pihak Pemdes juga lanjut dia telah berkomitmen agar semua pelayanan dipermudah dan tidak diperbolehkan adanya pungutan biaya yang berlebihan. Jangan sampai pelayanan yang diberikan memberatkan masyarakat.

“Untuk persoalan sampah Pemdes Cikarang Kota akan berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan untuk mencari solusi terkait persoalan sampah ini. Apalagi disini juga ada Pasar Baru Cikarang yang hampir menghasilkan puluhan ton sampah setiap harinya,” tandasnya. (bray)