Ketua DPRD BN.Holik dan Dewan Dapil V Husni Thamrin Fraksi Gerindra Berikan Bantuan Korban Banjir

Spread the love

KABUPATEN BEKASI – Sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratulloh bersama anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra Husni Thamrin, menyalurkan ratusan bantuan kepada warga terdampak musibah banjir di wilayah Kabupaten Bekasi, Selasa (11/2).

Bantuan berupa 80 dus indomie dan 20 dus air mineral tersebut diberikan kepada para warga yang terdampak musibah banjir di wilayah Desa Bojongsari Kecamatan Kedungwaringin, dan dua titik di wilayah Kecamatan Muaragembong.

“Bantuan ini diberikan untuk membantu kebutuhan pangan para warga masyarakat yang terdampak banjir, namun tetap dengan mematuhi protokol kesehatan di masa pandemi covid 19 (corona) sekarang ini,” ungkap BN Holik kepada para awak media.

BN Holik menegaskan, penyaluran bantuan pun tetap memperhatikan protokol covid, seperti menghindari kerumunan, agar penyebaran virus covid tidak semakin meningkat di wilayah Kabupaten Bekasi. “Iya penyaluran bantuan baru kami lakukan karena mempertimbangkan hal tersebut,” terangnya.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) I meliputi Kecamatan Cikarang Pusat, Cikarang Selatan, Serangbaru, Cibarusah, Bojongmangu dan Setu tersebut, mengimbau warga khususnya yang tinggal di pinggiran bantaran kali untuk selalu waspada karena curah hujan masih cukup tinggi sekarang ini.

Diakui BN Holik, DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi menginstruksikan kepada seluruh kader, khususnya anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, untuk bahu membahu membantu para korban banjir saat musim penghujan sekarang ini.

Bahkan, anggota DPRD Kabupaten Bekasi juga akan mendorong Pemerintah Daerah agar segera menjalankan program penertiban dan atau relokasi penduduk yang menempati wilayah bantaran sungai, memperbaiki saluran pembuangan serta melakukan reboisasi dan normalisasi secara simultan.

“Iya kita pun harus mendorong penanganan jangka panjang tidak hanya bersifat situasional, agar musibah banjir bisa diminimalisir terutama di daerah-daerah rawan banjir yang berada di pinggiran bantaran kali,” tandasnya.(bray)