KINERJA KEJARI Cikarang Dipertanyakan.

Spread the love

BekapJabar.Com

seloka “Setya adhi wicaksana” yang menjadi landasan kinerja kejaksaan sudah diabaikan oleh Kakejari Kabupaten Bekasi,
terkait banyaknya laporan masyarakat tentang banyaknya dugaan Korupsi di Kabupaten Bekasi yang masih mengambang dari Sanksi dan Penegakan Hukum sebagai suatu Kepastian Hukum.
Indra Pardede sebagai salah satu Ketua LSM di Kab.Bekasi.

(LSM JEKO) ketika dikonfirmasi awak media membenarkan hal tersebut dan menyayangkan akan lambannya kinerja kejari Kab.Bekasi dalam evaluasi dan Penindakan Hukum di Kabupaten Bekasi.
Laporan dari kami saja dari bulan Juni 2018 ini sudah ada beberapa kasus yang sudah Kami Laporkan dan saat ini masih belum ada kejelasan, kepastian Hukum yang sulit ditegakkan.

dan Parahnya lagi ketika kami konfirmasi kepada kakejari Risman Tarihoran terkait laporan kami, bukannya jawaban yang mengenakan malah sebaliknya dijawab dengan Arogan, “KAU EVALUASI SENDIRILAH” ujarnya sembari menunjukan bukti screenshoot percakapan via Chatting whatapps.

KAKEJARI KAB.BEKASI RISMAN TARIHORAN.

Sebagai sebuah lembaga pemerintahan yang bertugas dibidang penuntutan dan penyidikan untuk tegaknya sebuah Hukum dan kepastian Hukum tentulah dibutuhkan Kepemimpinan yang cakap dan mampu, mengingat Persoalan Korupsi adalah menjadi Komitmen Pemerintahan untuk diberantas tanpa terkecuali demi Negara Indonesia yang bebas dan Bersih dari Korupsi,

Seharusnya Jaksa di Kab. Bekasi gencar dalam memberantas korupsi, dan Penegakan Hukum. Selain itu juga bersinergi dengan Institusi Penegak Hukum lainnya seperti Polri dan KPK. Dengan begitu, pembangunan Nasional dan kesejahteraan masyarakat akan semakin meningkat,” pungkasnya.

#Yanz