KPK TETAPKAN BUPATI BEKASI TERSANGKA SUAP GRATIFIKASI MEIKARTA

Spread the love


KPK TETAPKAN BUPATI BEKASI TERSANGKA SUAP GRATIFIKASI MEIKARTA

BUPATI BEKASI, Neneng Hasanah Yasin di tetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penetapan tersangka ini terkait dugaan tindak Pidana Korupsi Pengurusan Perizinan proyek pembangunan meikarta di kabupaten bekasi.

KPK meningkatkan setatus penanganan perkara ke penyidikan dengan sembilan (9) orang sebagai tersangka “ujar wakil ketua KPK LAODE M.SYARIF dalam jumpa PERS Jl.Kuningan Persada jakarta selatan (15/10).

Selain Neneng direktur operasional Lippo Group Billy Sindoro,juga menjadi tersangka pemberi suap,berikut orang orang yang di tetapkan sebagai tersangka

Billy Sindoro (direktur operasional Lippo Group)
Fitra Djaja Purnama (Konsultan Lippo Group)
Henry Jasmen (pegawai Lippo Group)

Mereka di sangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a
Atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 UU Pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP

tersangka di duga pihak penerima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin,Kepala Dinas PUPR kabupaten bekasi Jamaludin Kepala dinas pemadam kebakaran Sahat MB
DPMPTSP kabupaten bekasi dan neneng rahim Kepala bidang tata ruang dinas PUPR kabupaten bekasi.

Mereka di sangakakan melanggar pasal 12 huruf a atau pasal 12 hurup b atau pasal 11 atau pasal 12 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP Laode menyebut Bupati Bekasi dkk

Menerima duit dari pengusaha terkait pengurusan Perizinan pembangunan Meikarta di kabupaten bekasi

Di duga realisasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar 7 miliar melalui beberapa kepala dinas pada april mei juni 2018 “tutupnya (abray)