MATINYA RIBUAN IKAN DI SUNGAI TARUMA JAYA

Spread the love

BELUM ADA JAWABAN PASTI APA PENYEBAB MATINYA RIBUAN IKAN DI SUNGAI DAN DI TAMBAK DESA SAMUDRAJAYA KEC. TARUMA JAYA DAN DESA HURIP JAYA KEC. BABELAN

bekapjabar.com
Bang Ahmad Babelan: Ahmad Sahil ketua FPPL sekaligus anggota BENTENG BEKASI menyikapi serius perihal matinya ribuan ikan di setiap sungai dan di tambak tambak kampung Sembilangan desa hurip jaya kec-Babelan dan desa samudrajaya kec-Taruma jaya

warga juga belum tau penyebab ini semua, karena belum dapat keterangan apa-apa dari DLH kab-Bekasi yang sudah turun ke lokasi pada tgl rabu 7 November 2018 terkait matinya ikan ikan di setiap aliran sungai di kampung sembilangan bahkan beberapa tambak

syarifudin warga hurip jaya menjelaskan bahwa ikan bandeng yang di tebar di tambaknya banyak yang mati termasuk ikan mujaer, ketang ketang begitupun keterangan dari bpk. Abdulloh mengalami hal yang sama pada minggu 4 November 2018, tidk sampai disitu kematian ikan di tambak ini terus berlanjut selasa 6 November tambak bpk Efendi juga pada mati ikannya tutur bpk efendi kepada ketua FPPL, Rabu 7 November giliran bapak Sandy menuturkan adanya ikan-ikan yang mati di tambak bapak hanafi, berlanjut pada Sampai hari sabtu 17 November tambak bapak syahril ikan ditambaknya mati mendadak ikan bandeng yang di ternaknyapun gagal panen, minggu 18 November tambang bpk RW Ajat Sudrajat beliau mengaku bandeng ternaknya mati semua dan panen tahun ini puso, Heriyansyah ketua DPC BENTENG BEKASI TARUMA JAYA bertindak cepat dengan di saksikan beberapa warga dan anggota BPD samudra jaya bpk. Jabir chaidir mengambil sample air di sungai-sungai yang katanya akan di bawa ke KLH, karna DLH kab-Bekasi tidak memberikan data apa apa dari hasil ferifikasi ke lapangan rabu 7 November 2018 lalu, tuturnya,kepada wartawan bekapjabar.com
19/11/2018

Dan sampai saat ini warga yang menjadi korban bandeng ternaknya mati belum tau mau mengadu kepada instansi mana lagi karna semua belum memberi solusi dan jalan keluar atas kejadian ini, kalau memang ini dari limbah perusahaan – perusahaan yang ada di sekitar kec-Babelan dan kec-Taruma jaya warga menuntut ganti rugi bibit udang dan ikan yang mati, kalau ini kejadian alam biasa warga berharap ada bantuam bibit ikan dan udang dari pemerintah kab. Bekasi melalui dinas perikanan,,
(abray/ahmad)