Mohammad Romli, Perjalanan Lintas Batas Imaji

Spread the love

Mohammad Romli, Perjalanan Lintas Batas Imaji

Menyebalkan !!. Itu kesan pertama saya kenal dengan orang yang saya kira berasal dari Muara Gembong, yang ternyata berasal dari pelosok Kabupaten Bekasi, Sukakarya.

Lelaki 37 thn, beranak 3 ini memang pola jokes nya beda dari kita-kita kebanyakan. Agak antimainstream dan rada kelewatan. Tapi pas saya kenal dengan “gerombolan” ikhwah Dapil 5 yang lain digrup Relawan Digital ( ReDi) Kab. Bekasi, ternyata 11-12 alias sejenis beti ( beda tipis) dengan Pak Romli. Fyi, dapil 5 itu antara lain Sukakarya, Sukatani, Muara Gembongg, Cabangbungin, Pebayuran, dan Kedungwaringin. So, kita daahhh yang kudu sedia dada dua kali lapangan sepakbola kalo berinteraksi dengan mereka.

Dari kenal via Relawan salah satu balon bupati usungan PKS, saya gabung satu grup lagi dengan bapak guru ini. Lancangnya, ni orang langsung pedekate sama saya, buat gabung di #SedekahRombongan sebagai kurir. Modusnya, bantu bikin narasi buat laporan pasien. Langsung deh, saya kepoin apa itu #SR, yang ternyata eh ternyata, itu komunitas keren berslogan Mencari Muka dihadapan Tuhan. Gimana saya gak kepincut girang. Meskipun karena kasus pilkada, saya sempat left out dari grup kumpulan orang-orang antik itu. Meskipun masih sesekali bantu narasi dan nyikat pasien.

Dari interaksi dengan para kurir, saya tau kalo Pak Romli adalah salah satu perintis komunitas #SR di Bekasi. Dan dengan pergaulan beliau yang membumi, seorang preman, musisi aliran punk, jagoan begadang dan rekan-rekan yang unpredictable buat saya, bisa direkrut Pak Romli jadi kurir #SR yang luar biasa kereeenn diurusan pengabdian. Speechless deh kalo ngomongin kurir #SR mah.

Melewati masa kampanye pilkada yang lumayan panjang, saya ketiban ” bakiak ” dimintain tolong bikin rilis tentang peresmian, dan peletakan batu pertama beberapa masjid dan musholla sama Pak Romli. Saya pikir, edan juga nih orang, nyuruh-nyuruh mulu. Biarpun penting juga sih kegiatan ini di rilis, karena emang ada kepentingan kampanye didalamnya. Sebab tokoh-tokoh yang hadir di acara itu yaa sebagian besar kader dan simpatisan PKS. Tapi buletnya, nih orang asli nyebelin !!!!

Dari nyusun laporan sampe jadi rilis berita, saya jadi tahu juga kalo Pak Romli adalah Ketua Fokus Masjid, yang kegiatannya bikin masjid atau musholla ditempat-tempat yang membutuhkan. Jieee eleehhh…. Kaya juga nih orang.

Ternyata gak juga, dari pernyataannya, Fokus Masjid ini adalah mitra dg penyalur dana dari beberapa lembaga donatur, dalam dan luar negeri yang concern nya emang mendirikan rumah ibadah. Cetar kan??!! Pak Romli dan tim kecilnya ini yang survey lokasi, mengajukan proposal dari DKM calon rumah ibadah, ngasih arahan, bikin laporan, sampe ngeresmi-in tempat ibadah yang udah siap pakai. Dari sini juga, skala kadar menyebalkan Pak Romli dimata saya berkurang signifikan. Biarpun gaya bercandanya masih enggak banget buat saya, tapi Pak Romli bikin saya terbuka mata.

Beliau adalah makhluk langka yang hobi pecicilan buat kemaslahatan umat. Entah berapa komunitas, lembaga atau agenda-agenda keseharian beliau yang saya takut untuk mencari tau lagi. Kenapa takut?? Karena yang pasti, saya akan iri. Betapa manfaatnya sosok kiprah kader militan ini bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Kalo kata orang Bekasi, kagak ada matinye nih orang !!!

Lihatlah posting-posting beliau di akun facebooknya. Beragam kegiatan beliau lakukan. Baik aktivitas sosial maupun bisnis yang tak pernah lepas bersinggungan dengan masyarakat luas. Seolah mengatakan, inilah sebuah perjalanan hidup seorang lelaki dari Sukakarya yang telah membelah cakrawala tanpa batas.

Dari Aceh, sampai Lombok. Dari Garut sampai Suku Baduy. Adalah saksi bisu tapak-tapak yang telah terjejak dalam catatan-catatan peradaban sebuah perjalanan panjang episode kehidupan seorang anak manusia bernama Mohammad Romli.

Sampai kini, saya tak melihat langkahnya akan terhenti. Entah berapa langkah lagi ia akan tapaki jalan-jalan ini. Jalan yang dahulu tak pernah terlintas dalam fikiran lelaki dari pelosok Sukakarya itu. Perjalanan lintas imaji yang mengantarkan Mohammad Romli, pelan namun pasti menuju kejayaan hakiki. Menjejakkan kaki pengabdiannya dibumi, sebelum sang kaki menjejak di syurga Ilahi.

#maks