Pembenahan Pasca Musibah Longsor

Spread the love

bekapjabar.com
Sukabumi.09 Januari 2019
Dirilis dari awak media Bekap Jabar, pasca tanah longsor yang terjadi pada tanggal 31 Desember 2018 yang terjadi di Kampung Garehong, Dusun Cimapak, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, aparatur pemerintahan setempat tadi pagi pad pukul 08.00 WIB mengadakan konsolidasi dan rapat yang di hadiri oleh pihak kecamatan Cisolok, aparat Desa Sukaresmi, pihak TNI/POLRI serta warga yang terkena musibah longsor.

Hasil rapat konsolidasi tersebut antara lain bawa liga korban mengikhlaskan sembako yg sudah di pergunakan dalam pencarian evakuasi korban longsor oleh pihak relawan maupun TNI/POLRI serta semua pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, serta pihak korban iklas mengenai pembagian gabah/padi yang masih bisa di selamatkan dengan cara merata, ujar Danramil 2201/Cisolok Kapten Inf Enjang kepada awak media.

Pihak kodim 0622 Kabupaten Sukabumi saat di konfirmasi oleh awak media menegaskan, bahwa pihak Kodim 0622 melalui Koramil 2201 Kecamatan Cisolok beserta aparatur daerah setempat akan membantu dan menata ulang kembali Kampung Garehong agar perekonomian masyarakat kembali seperti sedia kala dan akan membantu penyaluran bantuan yang ada ke pihak korban secara merata, ujar MC. Prakas J. Salah satu anggota KODIM 0622.

Babinsa Desa Sirnaresmi Serda Lubis menambahkan kepada awak media,” Hari ini sy sangat lah terpukul, sedih dan berduka sejak kejadian kemarin bencana tanah longsor di binaan desa saya ini, banyak warga yang saya kenal telah menjadi korban dalam insiden bencana alam ini, namun saya akan tetap mengabdi dan mengajak warga binaan saya ini untuk bangkit kembali dan membangun kampungnya kembali, dan menghidupkan kembali tradisi yang selama ini telah ada yaitu kampung Kesepuhan yang penuh dengan ramah tamah dan gotong royong di dalam kehidupan warga yang ada di binaan saya ini di Kampung Garehong, Dusun Cimapak, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok.ujarnya.

Sementara data korban yg dapat di sampaikan sampai saat ini adalah 30 KK
Jumlah Jiwa sebanyak 100 Jiwa, Rumah Rusak Berat/Tertimbun : 29 Unit,
Korban Selamat/Pengungsi : 64, Meninggal dunia : 32 Jiwa, Belum di Temukan : 1 Jiwa (an. Ruhesih).

Sampai saat ini kegiatan bersih-bersih di lokasi bencana masih di lakukan oleh warga dan aparatur daerah

(Top/rud)