Pemuda Karang Bahagia Bersatu Lakukan Giat Donor Darah,Sunatan Masal dan Santunan

Spread the love

BEKAP JABAR – KABUPATEN BEKASI || Dalam rangka kepedulian sosial kepada warga masyarakat di wilayah Kecamatan Karangbahagia, Pemuda Karangbahagia Bersatu menghelat kegiatan khitanan massal sekaligus santunan kepada anak yatim piatu yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Karangbahagia, Minggu (10/1) pagi.

Sebanyak enam organisasi pemuda ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, diantaranya Reformasi Pemuda Karang Setia (RPKS), LSM Barak Indonesia Marcab Karangbahagia, Brigez Indonesia, 234 SC Karangbahagia, Karang Taruna Kecamatan Karangbahagia, dan FKPPAR Sukaraya.

Ketua panitia kegiatan, Vani Mulyono mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial kepada warga masyarakat yang terkena dampak khususnya ekonomi dari adanya pandemi covid 19 (corona). Peserta dari kegiatan ini diprioritaskan kepada anak-anak di wilayah Kecamatan Karangbahagia.

“Dalam kegiatan ini kami menargetkan sebanyak 300 peserta santunan anak yatim dan 100 peserta khitanan massal. Kegiatan dilakukan secara bergilir supaya tidak terjadi kerumunan di masa pandemi covid 19 sekarang ini,” ungkapnya kepada para awak media.

Vani menjelaskan, kegiatan ini juga didukung dan dibantu oleh aparatur Kecamatan Karangbahagia, Pemerintahan Desa (Pemdes) di wilayah Kecamatan Karangbahagia, terutama Ketua Karang Taruna Kecamatan Karangbahagia yang sangat berperan dalam terselenggaranya kegiatan ini.

Diakui Vani, target pemasukan dalam kegiatan tidak berjalan maksimal karena pendistribusian proposal dilakukan saat menjelang akhir tahun 2020, ditambah lagi saat ini sedang masa pandemi covid 19. Pihaknya sendiri menargetkan pemasukan sebesar Rp105 juta.

Melalui kegiatan bakti sosial (baksos) seperti ini, Vani mengaku pemuda di wilayah Kecamatan Karangbahagia ingin membuktikan dapat berkontribusi bagi warga masyarakat sekitar, karena itu pihaknya kedepan akan menghelat kegiatan sosial yang lain.

“Insyaallah untuk kegiatan donor darah akan menjadi kegiatan rutin kita setiap tiga bulan sekali, karena dari pihak UTD PMI sendiri ketersediaan stok kantong darah memang agak minim di masa pandemi covid 19 sekarang ini,” tandasnya.

(bray)