Proyek MCK SDN Karangbahagia 02 : Belum Lama Di Bangun “Septitank” Meledak Porak Poranda

Spread the love

BEKASI – BEKAP JABAR || Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Karangbahagia 02, Kecamatan Karangbahagia, Wawa Kusmiati, menyesalkan meledaknya septitank fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di SDN Karangbahagia 02 pada hari Rabu tanggal 25 November 2020 sore.

Padahal, proyek pembangunan MCK yang menyerap anggaran APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2020 sebesar Rp198.396.000 tersebut, baru dikerjakan sejak dua minggu yang lalu.

“Iya saya menerima laporan kalau septitank itu meledak hari Rabu (kemarin) maghrib dari penjaga sekolah. Meledaknya pas lagi hujan deras itu. Saya juga enggak tahu kenapa septitank itu bisa meledak,” ungkapnya kepada para awak media.

Wawa mengaku khawatir kalau proyek yang diduga gagal konstruksi tersebut, akan membahayakan para anak didik saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah dilakukan secara tatap muka nanti. Karena itu dirinya berharap agar pihak pelaksana segera memperbaiki septitank yang rusak tersebut.

“Iya begitu mendapat laporan saya langsung menghubungi pihak pelaksana, dan mereka bilang hari Kamis siang sudah akan dilakukan perbaikan, pas lagi di cek ada sekitar tiga pekerja yang melakukan perbaikan,” terangnya.

Di awal pembangunan MCK, Wawa mengaku pihak pelaksana hanya memperlihatkan Surat Perintah Kerja (SPK) saja kepada pihak sekolah, sehingga pihak sekolah tidak mengetahui Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek tersebut. Bahkan, pihak pelaksana juga disebut belum memasang papan proyek di sekitar lokasi.

Wawa mengaku untuk di wilayah Kecamatan Karangbahagia, beberapa sekolah juga mendapatkan pembangunan fasilitas MCK ini, diantaranya SDN Karangbahagia 03, SDN Sukaraya 02, SDN Karangsatu 01, dan SDN Karanganyar 01.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan MCK ini, karena satu MCK ini untuk 40 siswa laki-laki, kalau perempuan 30 siswa. Saat ini fasilitas MCK baru satu dengan total 148 siswa,” tandasnya, (bray).