SANG OMNIBUS LAW YANG MENGHANCUR LEBURKAN PROTOKOL COVID-19

Spread the love

Cikarang Bekasi – Hari ini Kamis 8/10/2020 demo menolak OMNIBUS LAW masih terus berlangsung, bahkan merebak ke berbagai daerah.

Protokol penanganan Covid-19 hancur lebur gara-gara Sang OMNIBUS LAW ini. Banyak masa bergerombol di berbagai tempat, tidak ada lagi yang namanya sosial distanching dan fisical distanching.

Seorang Relawan penanganan Covid-19 saat diwawancara media mengatakan “ Kami sangat sedih dengan kejadian ini, para petugas medis dan para relawan yang selama ini berjibaku melawan pandemi kerjanya menjadi sia-sia. Kenapa sih para anggota dewan yang terhormat tidak berpikir kearah itu? Seberapa urgent sih sebenarnya OMNIBUS LAW itu sehingga tidak menunggu pandemi reda dulu?” ujarnya.

Para pendemo saat ditanyakan pendapat tentang peringatan Kapolri kepada para pendemo bahwa “yang tidak mengindahkan protokol Covid-19 bisa terkena sangsi pidana”. Mereka menjawab “ Suara rakyat sudah tidak didengar sama DPR , hanya dengan jalan ini kami berjuang. Adapun tentang sangsi pidana, gimana dengan DPR yang memprovokasi atau memancing kami melakukan ini?”

Memang sangat disayangkan disaat jumlah angka positif yang terpapar covid-19 naik cikup signifikan, anggota DPR malah terkesan seperti mengejar setoran dengan mengesahkan OMNIBUS LAW ini tanpa memikirkan akibatnya seperti yang terjadi sekarang ini.

Menurut pantauan awak media sampai sore hari ini di beberapa tempat masih terjadi bentrokan antara pendemo dan aparat polisi. Ams