Tokoh Bekasi H.Yaman Edie Bair : Demokrasi Tetap Tegak Meski Dalam Situasi Pandemi

Spread the love

BEKASI – BEKAP JABAR ||Peraturan terkait Teknis Pilkades telah dijelaskan secara details dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 48 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Bekasi yang Jatuh pada tanggal 20 Desember 2020, diiikuti oleh 16 desa, antara lain yaitu Desa Setia Mulya dan Desa Segara Makmur Kecamatan Taruma Jaya, Desa Telaga Murni, Desa Telajung dan Desa Cikedokan Kecamatan Cikarang Barat, Desa Cikarang Kota, Desa Karang Harja adalah hasil sebuah perencanaan yang matang, melalui Deklarasi bersama, dan kerja kolektif kolegial dari Forkopimda Kabupaten Bekasi.

Melalui APBD Murni Pemkab Bekasi menganggarkan Rp 5,8 Miliar untuk Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2020 ini, sebagaimana disampaikan
Pada awak Media Warta Kota (10-12-2020) Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ani Rukmini mengatakan anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 5,892 miliar dengan skema menjadi tiga peruntukkan, untuk biaya pengamanan sebesar Rp 2,7 miliar untuk Polres Metro Bekasi, untuk pengamanan dari Kodim 0509/Kabupaten Bekasi sebesar Rp 2,3 miliar.
“Terus juga ada untuk biaya Daftar Pemilih dengan estimasi biaya Rp 25 ribu per Daftar Pemilih Tetap (DPT),”

Pelaksanaan PILKADES serentak ditengah situasi Pandemi Covid-19, tentunya sudah menjadi catatan yang sudah dirumuskan jauh hari melalui berbagai simulasi oleh Forkopimda, dan dinas terkait. Ada aturan yang sangat ketet tentunya agar pelaksanaan PILKADES aman tertib dan lancar dan Kondusif, tidak ada pelanggaran Pasal 93 Undang-Undang No 06/2018 tentang Karantina Kesehatan.

Terrkait Prokes 3 M, tentunya tetap menjadi hal yang wajib dikedepankan seperti Fasilitas Cuci tangan dan peraturan penggunaan Masker.

Dengan Melihat kesiapan Forkopimda dan Dinas terkait serta Panitya yang terlibat didalamnya, saya meyakini Pilkades serentak yang diikuti 16 Desa berjalan lancar. Dan saya sangat mengapresiasi, meskipun ditengah situasi Pandemi Covid-19, tapi hak-hak Demokrasi Civil society ditegakan.sungguh pengabdian yang tidak ternilai harganya. Namun hendaknya kepada masyarakat Desa, di 16 Desa yang melaksanakan pemilihan Kades Serentak ini, alangkah elok nya pelaksanan Pilkades ini, tidak dinodai oleh hal-hal yang kurang baik, tapi justru harus bersinergi dan mendukung upaya yang telah dilakukan dengan susah payah ini. Taati Protokol kesehatan, dan kepada Timses dari masing masing Pihak, untuk tetap menjaga kondusifitas Demokrasi ditengah situasi Pandemi.
Bagi Cakades yang dinyatakan Menang, oleh panitya Penyelenggara, hendaknya tidak Jumawa dan merangkul yang kalah, begitupun yang kalah harus mengakui kekalahannya dengan tetap menjaga keharmonisan bersama. Bagi yang menang, jangan melakukan Konvoi dengan menunjukan eforia kemenangan yang berlebihan. Mungkin ini harapan saya, selaku bagian Masyarakat Kabupaten Bekasi, yang ingin menghimbau kepada Masyarakat untuk patuh pada aturan.

Kali pertama sejarah mencatat, pesta demokrasi dan perhelatannya dilaksanakan ditengah situasi Pandemi Covid-19. Semoga harapan saya, Pilkades yang akan dilaksanakan tanggal 20-12-2020 berjalan sesuai harapan kita semua. Dan di akhir tulisan ini, saya sangat mengapresiasi atas persiapan yang jauh hari telah di rumuskan oleh Forkopimda. BUPATI KABUPATEN BEKASI, KETUA DPRD KABUPATEN BEKASI, KAPOLRES METRO BEKASI, KODIM 0509 KABUPATEN BEKASI, KEJARI KABUPATEN BEKASI, DPMD KABUPATEN BEKASI KPPS serta Pihak.Panitya penyelenggara Pilkades serentak 2020 di Kabupateni Bekasi.

H.Yaman Edie Bair
Bagian dari Masyarakat Kabupaten Bekasi

(bray).