Proyek Peningkatan Jalan Tidak Berkualitas, Dalam Pelaksanaan DI Air Yang Banjir

AMS

Bekapjabar.com Kabupaten Bekasi”Proyek Peningkatan “JALAN SIMPANGAN”Cikarang Utara Dikerjakan Dalam Kondisi Banjir Kualitas Patut Dipertanyakan
Lagi-Lagi Permasalahan Infrastruktur Jalan disinyalir Menjadi Ajang Bancakan Oknum Pemborong atau Kontraktor Nakal Yang diduga Tidak Profesional Di Bidangnya,Hal Tersebut dapat sama sama kita Lihat di salah Satu Proyek Pekerjaan Peningkatan Pembangunan Jalan Utama tepat nya di jalan Simpangan Desa Simpangan,Kecamatan Cikarang Utara,Kuat dugaan pekerjaan Ini di Kerjakan Oleh Pemborong Atau Kontraktor yang ingin Asal Jadi Saja.sabtu(16/7/2022)

“Pasalnya,terlihat dengan jelas pada saat pelaksanaan pengecoran dan pemasangan wermes dan besi tibar serta dowel dalam keadaan air yang sangat banjir dan Merendam Material tersebut, serta kuat dugaan pekerjaan ini dilaksanakan tanpa adanya pengawasan dari konsultan dan Dinas-Dinas terkait hal Tersebut di buktikan Dengan Para pekerja yang Kedapatan Tidak Menggunakan Alat keselamatan Kerja (K3),Sehingga Patut di duga pula Kontraktor atau Pemborong Mengabaikan Keselamatan Para Pekerjanya dan dinilai Hal tersebut adalah Pelanggaran Yang Fatal sebab Menyangkut Keselamatan Para Pekerja.

Pembangunan jalan tersebut menelan Anggaran yang Bersumber dari dana APBD Kabupaten bekasi Tahun 2022, dan yang lebih Ironisnya tidak ada papan informasi Pekerjaan Proyek tertulis selaku penyedia jasa dan cv apa??diduga Kuat hal tersebut agar masyarakat tidak Mengetahui apapun terkait pekerjaan tersebut sedangkan hal itu disinyalir melanggar Hak Publik untuk Mengetahui Segala Sesuatu Yang di kerjakan Atau Dilaksanakan Diruang Publik sehingga Wajar saja jika Masyarakat Mengatakan Pekerjaan ini Diduga Dilaksanakan Oleh Para Pemborong “SILUMAN”,saat beberapa Team Awak Media Gabungan terjun ke lokasi pekerjaan untuk menggali info serta Menghimpun data sebenarnya ,terkait teknik dalam pelaksanaan dalam pekerjaan tersebut dilapangan sudah tidak ada pelaksanaan hanya terlihat material besi Duel dan tibar serta wermes yang tenggelam terendam air,terlihat sangat meris sekali dalam pekerjan tersebut diduga peningkatan jalan Simpangan kecamatan Cikarang Utara akan cepat rusaknya karena pekerjaan yang Tidak Sesuai Standar serta Terkesan Asal jadi saja, saat kami tanyakan kepada masyarakat yang melintas di jalan itu yang bernama Suganda mengatakan pada media, dirinya sebagai pengguna jalan sangat kecewa dengan pekerjaan pembangunan jalan yang masih terlihat jelas genangan air ini menandakan tidak propesional nya pelasanaan dalam pekerjaan tersebut.

“Gimana tidak akan cepat rusak jalan-jalan di kabupaten bekasi kalau kontraktor seperti ini,Bagaimana kalau sudah selesai dikerjakan kami sangat meyakini kerjaan ini akan cepat rusak, dan yang kecewa itu bukan hanya saya,tapi warga disini mayoritas sangat kecewa.Warga sebenarnya sudah protes kepada orang yang mengerjakan dan dilakukan perbaikan rusak lagi,ini sudah ketiga kalinya dilakukan penambalan tetap saja rusak”, ungkapnya.

Kami warga masyarakat sekaligus sosial kontrol hanya bisa berharap agar proyek pekerjaan jalan diulang lagi dikerjakan dari awal,Harapan ini tidak hanya untuk saya pribadi tapi harapan warga yang diwilayah ini karena biar bagaimanapun teknis pengerjaan nya tetap tidak berkualitas.ujarnya Minggu pagi (17/jul/2022).pukul _02.20 wib .

Di tempat berbeda salah satu warga yang rumahnya tidak jauh dari proyek namun namanya enggan disebut dalam pemberitaan memaparkan saat media ini meminta pendapatnya terkait pelaksanaan pekerjaan jalan Simpangan Kecamatan Cikarang Utara yang dalam teknis seperti ini ,Dalam keadaan air yang banjir serta Merendam Material sehingga mereka meyakini pembangunan jalan ini bisa cepat rusak, dirinya menduga ada beberapa faktor diantaranya adalah lapisan bawah kurang padat,lapisan LPA dan makadam nya tidak disiram air yang banyak jadi tidak padat, lapisan dasar kurang rapat dan air yang banjir tidak ada indikasi atau upaya untuk dilakukan pengeringan terlebih dahulu.

“Kita coba bandingkan pekerjaan yang bermutu baik, di sebelah sana satu tahun yang lalu dibangun dengan pekerjaan yang sama peningkatan jalan sampai saat ini tidak ada terlihat ada tambalan”, ungkapnya.

Awak media pun Berusaha mengkonfirmasi kepada pemilik CV melalui telepon atau bicara langsung tidak ada dilapangan tidak ada yang mau ditemui,hal tersebut sangat disayangkan yang di duga Kontraktor atau Pemborong pemilik CV siluman pasalnya tidak tertera papan informasi saat awak media Mempertanya Kan Kepada Para Pekerja Semua Pun Bungkam tarkesan Menutupi dan segala Informasi Terkait Pekerjaan Tersebut

Hal ini akan kami konfirmasi Sekdin PUPR melalui seluler, pihaknya akan segera melihat ke lokasi pekerjaan.mempertegas kalau nanti benar mulai rusak kita minta kepada CV yang mengerjakannya harus bertanggung jawab yaitu memperbaiki apalagi proyek itu masih ada anggaran pemeliharaan,Dan kita akan terus awasi, peristiwa ini menjadi evaluasi kita ke depan”, tegasnya.

Hingga Berita Ini Di Tayangkan pihak Kontraktor atau Pemborong Belum dapat di konfirmasi Sehingga Berita Ini Tayang Apa adanya,Data Tersimpan baik pada Team Gabungan Media. (sgd)