JURNALIS bekapjabar.com DAN GRUP IWO INDONESIA GERAM ,SAMPAH MENUMPUK DI PINTU AIR SUNGAI PENOMBO

AMS

Kabupaten Bekasi bekapjabar.com – Setelah mendengar Informasi, Melihat dan tahu banyak adanya tumpukan sampah-sampah dipintu air sungai Penombo yang termasuk juga aliran sungai kali Cikarang ,. Tim Grup media IWO Indonesia Gerak Cepat meninjau lokasi, Ternyata betul adanya informasi tersebut, pasalnya terlihat ada beberapa Pejabat dan masyarakat saling bahu membahu mengambil tindakan, dengan menganyutkan sampah ke arah laut Muaragembong (red)

Saking Geramnya melihat tumpukan sampah-sampah ,rekan-rekan media juga menyusuri bantaran sungai melalui jalan perkampungan. Di lokasi, kampung penombo Desa Pantai Harapan jaya Kecamatan Muaragembong kabupaten Bekasi Ini, ” Sampah-sampah itu menumpuk dan tampak menutupi permukaan sungai kali Penombo atau Aliran sungai kali cikarang, nyaris tidak terlihat airnya . Masyarakat yang mungkin jaraknya berdekatan dengan aliran sungai kali cikarang dan Jajaran pemerintah . ¬†
Harus mualain gerak cepat Mengatasi tumpukan sampah-sampah tersebut. Grup media Yang bergabung di IWO INDNESIA menyakinkan selesai masalah akan tambah masalah pasalnya teknik kerja menganyutkan samapah-sampah itu kearah laut.
Maka dari itu rekan-rekan media mencoba memviralkan di Grup whats app media sosial terkait tumpukan sampah yang berada di pintu air sungai kali cikarang yang tepatnya di kampung Penombo Desa Pantai Harapanjaya Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi Dimungkinkan giat ini sudah menjadi agenda pemerintah untuk membersihkan kali yang tertimbun tumpukan sampah, terpantau kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu (11/06/22) Oleh , Unsur pemerintah Dari tingkat Desa dan diduga juga kabupaten Bekasi serta warga masyarakat dengan cara mendorong tumpukan sampah supaya sampah-sampah tersebut hanyut ke laut. Namun , Giat tersebut mendapat tanggapan Negatif dari beberapa warga masyarakat pasalnya, tumpukan sampah yang telah dihanyutkan ke laut dapat menyebabkan pencemaran air laut , sehingga dapat di duga merusak lingkungan hidup dan bisa saja menyulitkan para nelayan untuk mencari ikan apalagi petani tambak .(red)
Mahir Nurmawan ( Kades) Desa’ Harapanjaya Memberikan statementnya ” Saya merasa berterima kasih kepada Pemerintahan Kabupaten Bekasi yang telah Menanggapi adanya laporan dari warga masyarakat tentang tumpukan-tumpukan sampah yang ada di pintu air kali penombo.

Tapi sangat disayangkan, harapan saya kegiatan bukan seperti ini dengan cara mendorong tumpukan -tumpukan sampah ke arah laut, Seharusnya tumpuk-tumpukan sampah tersebut dikeruk menggunakan alat berat (exsepator) lalu di angkut ke mobil truk-truk sampah, dibuang ke tempat sampah pemerintahan kabupaten Bekasi atau juga bisa di daur ulang atau di musnahkan.

Kades Harapan jaya memohon setelah giat Ini bisa menormalisasi aliran sungai Cikarang khususnya di daerah penombo, pasalnya Air sungai sudah ada pendangkalan padahal air sungai ini sangat di butuhkan oleh warga masyarakat.

Selain untuk keperluan sehari-hari ,dipergunakan juga untuk mengairi sawah-sawah.

Kami hanya bisa berharap kepada warga masyarakat yang tinggal di hulu, agar tidak membuang sampah ke aliran sungai kali Cikarang, mari kita bersama-sama jaga alam agar alam pun menjaga kita” pungkasnya kades Harapan jaya kepada rekan media IWO INDONESIA. (sgd.)