Soal Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis , Begini Reaksi Macan Kawasan Jabebeka

AMS

bekapjabar.com CIKARANG – Jamaludin alias Macan Kawasan memastikan penanganan kasus kekerasan yang menimpa jurnalis , akan diteruskan proses hukumnya sampai benar _benar jelas. Jum’at (09/12/2022)

Kalau ingin mencari kebenaran, biarkanlah jurnalis bekerja, dan telah menjadi prinsip bahwa pemerintah seharusnya memberikan perlindungan kepada jurnalis.

Macan Kawasan jabebeka , secara prinsip, pemerintah memang harus melindungi jurnalis. “Bagi kami pemerintah, jurnalis bukan musuh, tetapi teman untuk mempercepat pengungkapan kasus. Oleh sebab itu, kita berharap pekerjaan jurnalis jangan diganggu. Siapa yang mengganggu jurnalis berarti dia punya kesalahan yang ingin ditutupi atau ingin menutupi kesalahan orang lain.” tegasnya.

Macan kawasan jabebeka menambahkan, kalau ingin mencari kebenaran, biarkanlah jurnalis bekerja. “Nanti kalau jurnalisnya salah kan ada mekanismenya tersendiri. Ada mekanisme internal di Dewan Pers berdasarkan kode etiknya tersendiri. Kalau masuk ke soal hukum ya ada hukumnya, tetapi kasus kekerasan menimpa jurnalis . Sebagian besar kasus tersebut tidak pernah diusut oleh aparat.

Pemerintah harus menunjukkan komitmen melindungi kebebasan pers dengan tidak membiarkan adanya impunitas terhadap para pelaku kekerasan yang telah merusak demokrasi kita.

Menyampaikan catatan kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi akhir _akhir ini , termasuk kekerasan di kawasan jalan raya lemah abang,tepatnya diperempatan lampu merah polres Metro Bekasi.Yang dilakukan oleh sekolompok Debt colector Atau yang disebut mata elang.

Macan kawasan juga meminta agar Kapolres Metro Bekasi mengusut tuntas sampai keakar-akarnya tindak pidana kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok Debt colector terhadap jurnalis.ungkapnya.

Korlip